Selayang Pandang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk

Sejarah Singkat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro

Melalui Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1961, Undip ditetapkan sebagai perguruan tinggi negeri mulai tanggal 15 Oktober 1960 (tanggal ini ditetapkan sebagai hari jadi Universitas Diponegoro). Adapun Fakultas yang ada pada saat itu adalah sebagai berikut:

  1. Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, terdiri dari 2 bagian yaitu Bagian Hukum dan Bagian Sosial Politik
  2. Fakultas Ekonomi
  3. Fakultas Teknik
  4. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Semarang dengan cabang di Surakarta.

Sebelum menjadi fakultas yang berdiri sendiri di lingkungan Undip, Fakultas Sosial dan Politik telah mengalami perkembangan selama 12 (dua belas) tahun.

Pada hakekatnya, embrio Fakultas Sosial dan Politik sudah ada sejak berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (FHPM) pada Universitas Semarang tanggal 1 Maret 1957. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1961 tanggal 21 Maret 1961 tentang Pendirian Universitas Diponegoro Semarang, Akademi Administrasi Negara dimasukkan untuk sementara sebagai bagian Sosial dan Politik dalam lingkungan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat.

Usaha-usaha untuk menjadikan Fakultas Sosial dan Politik berdiri sendiri sudah dimulai sejak tahun 1962, dengan membentuk “Panitia Persiapan Pembentukan Fakultas Sosial dan Politik Universitas Diponegoro”. Berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Presiden Universitas Diponegoro No. 28/c tanggal 6 Januari 1962, susunan panitia pada waktu itu adalah sebagai berikut:

Ketua                   :  Drs. Sukardjan Hadisutikno

Sekretaris             :  Drs. Fajar

Anggota               :  Drs. Hartoyo dan M. Marsono

Dalam perkembangan selanjutnya, untuk mempercepat pendirian Fakultas Sosial dan Politik, dibutuhkan masukan dan/atau pemikiran yang lebih komprehensif. Untuk itu, melalui Keputusan Pejabat Rektor Universitas Diponegoro No. 41/Skpt/SKJ/1968, tanggal 18 Agustus 1968, Panitia Persiapan Pembentukan Fakultas Sosial dan Politik Universitas Diponegoro ditambah anggota. Selengkapnya, susunan panitia menjadi:

Ketua                   :  Drs. Sukardjan Hadisutikno

Sekretaris            :  Drs. Fajar

Anggota               :

  1. Drs. Hartoyo
  2. M. Marsono
  3. Drs. Soetomodradjat
  4. Drs. Kuncoro Hadi
  5. Satjipto Rahardjo, SH

Akhirnya, cita-cita untuk mendirikan Fakultas yang berdiri sendiri itu dapat terwujud dengan diterbitkannya Keputusan Direktur Jendral Perguruan Tinggi No. 116 tahun 1968 tanggal 9 Desember 1968 tentang Pemecahan FHPM menjadi:

  1. Fakultas Hukum;
  2. Fakultas Sosial dan Politik.

Terhitung mulai 1 Januari 1969, Fakultas Sosial Politik lahir dengan tiga Jurusan, yaitu Administrasi Negara, Pemerintahan, dan Publisistik (sekarang Ilmu Komunikasi). Kemudian, pada tahun 1970,  dibuka Jurusan Administrasi Niaga.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Undip No 08/SKPT09/1983 tanggal 6 Januari 1983, nama Fakultas Sosial dan Politik diubah menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dengan Jurusan/Program Studi sebagai berikut:

  1. Jurusan Ilmu Administrasi
  2. Jurusan Ilmu Pemerintahan
  3. Jurusan Ilmu Komunikasi
  4. Jurusan MKDU

Pada perkembangannya, Jurusan MKDU menjadi UPT-MKU sejak tahun 1995, dan akhirnya lepas dari FISIP Undip, yang berada di bawah pembinaan Wakil Rektor I.

Dalam perkembangannya, berdasarkan Surat Keputusan Rektor Undip No. 609 Tahun 2011, program pascasarjana diintegrasikan di fakultas. Oleh karenannya, FISIP Undip hingga tahun 2014 mengelola program pascasarjana, yang meliputi:

  1. Program Studi Magister Ilmu Administrasi (mulai tahun 2019 berdasarkan Keputusan Rektor Nomor : 420/UN7.P/HK/2019 berubah nama menjadi Magister Administrasi Publik)
  1. Program Studi Magister Ilmu Politik
  2. Program Studi Magister Ilmu Komunikasi
  3. Program Studi Doktor Administrasi Publik
  4. Program Studi Doktor Ilmu Sosial

Seiring dengan perkembangan Universitas Diponegoro menjadi PTNBH, semua program studi Diploma III yang sebelumnya menjadi bagian dari FISIP, mulai tahun 2017 menjadi bagian dari Sekolah Vokasi (SV).

 

 

Visi

 

Berdasarkan pada Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor: 38/SK/UN7.3.7/2015 tentang Visi, Misi, dan Tujuan Tahun 2015-2019, yang selanjutnya diakomodasi ke dalam Renstra FISIP Undip yang ditetapkan dengan Keputusan Dekan FISIP Undip Nomor 858/UN7.3.7/2015 tentang Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Tahun 2015-2019, disebutkan bahwa visi FISIP Undip adalah:

“Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Tahun 2020 menjadi Fakultas Riset yang Unggul Dalam Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik”

Misi

Misi FISIP Undip adalah:

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang unggul secara komparatif dan kompetitif di tingkat nasional dan internasional,
  2. Menyelenggarakan Penelitian untuk menghasilkan karya yang unggul,
  3. Mengimplementasikan dan mengembangkan IPTEKS melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat,
  4. Mengembangkan jejaring nasional dan internasional di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,
  5. Membangun tata kelola fakultas yang baik berdasarkan prinsip keadilan, keterbukaan, kebersamaan dan tanggungjawab.

Tujuan

Tujuan FISIP Undip yang akan dicapai dalam kurun waktu tahun 2015-2019 adalah:

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, profesional, berkarakter, mampu beradaptasi dalam lingkungan kerja, kritis, kreatif-inovatif dan memiliki jiwa wirausaha,
  2. Menghasilkan karya berbasis penelitian yang dapat didayagunakan, dipatenkan, dipublikasikan melalui media dan fora ilmiah di tingkat nasional dan internasional,
  3. Memberdayakan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis IPTEKS dan kearifan lokal,
  4. Menghasilkan kerjasama lingkup nasional dan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,
  5. Mewujudkan tatakelola fakultas yang mandiri dan terpadu berdasarkan prinsip keadilan, keterbukaan.