FISIP UNDIP Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Joint Supervision EQUITY 2026

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP UNDIP) melaksanakan Program Joint Supervision EQUITY UNDIP 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik internasional, meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana, dan memperluas produktivitas riset bereputasi. Kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global (DRKKG) UNDIP sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda World Class University.

Program ini juga berkontribusi pada penguatan sejumlah indikator QS World University Rankings, khususnya Faculty Student Ratio yang berkaitan dengan kualitas pembelajaran dan pembimbingan, International Faculty Ratio melalui keterlibatan akademisi internasional, serta International Research Network melalui pengembangan jejaring riset lintas negara. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan komitmen UNDIP untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama melalui penguatan kajian kebijakan publik, pembangunan manusia, dan kesejahteraan sosial.

Dalam pelaksanaannya, FISIP UNDIP bekerja sama dengan Diego Fossati, PhD, Associate Professor in Global and Area Studies, The University of Hong Kong. Diego Fossati merupakan ilmuwan politik yang memiliki kepakaran dalam politik Asia Tenggara, demokrasi, representasi politik, opini publik, kebijakan sosial, serta tata kelola pemerintahan. Penelitiannya banyak mengkaji relasi antara demokrasi, kebijakan publik, legitimasi politik, desentralisasi, dan pembangunan di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.

Kolaborasi akademik ini berfokus pada pengembangan riset bertajuk Asymmetric Decentralization in Human Development Policy in Indonesia: Problems, Practices, and Policy Options for Advancing the Welfare State. Studi tersebut menggunakan pendekatan komparatif pada Jakarta, Yogyakarta, dan Sumatra Barat untuk menganalisis bagaimana variasi otonomi daerah memengaruhi kebijakan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Program Joint Supervision dilaksanakan secara daring melalui enam kali pertemuan. Rangkaian kegiatan mencakup pembimbingan mahasiswa doktoral, diskusi desain dan metode penelitian, penajaman pertanyaan riset, pengembangan peluang riset kolaboratif, serta strategi penulisan artikel untuk publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi career mentoring bagi dosen muda FISIP UNDIP. Sesi ini membahas pentingnya membangun karier akademik yang berkelanjutan, mengembangkan identitas keilmuan, menjaga konsistensi publikasi, serta memperluas jejaring kolaborasi internasional. Melalui program ini, FISIP UNDIP mempertegas komitmennya untuk menghasilkan riset yang unggul, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat.