Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Kampus Rembang Departemen Riset Sosial Politik dan Prestasi Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan Publikarya 2026 pada Sabtu (09/05) di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Rembang. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi esai dan debat yang diikuti oleh mahasiswa serta pelajar SMA/SMK sederajat. Dengan mengangkat tema “Rasionalitas Pemuda sebagai Kompas Masa Depan Bangsa di Era Globalisasi”, Publikarya 2026 menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyampaikan gagasan inovatif, serta meningkatkan kemampuan argumentasi dalam menghadapi tantangan globalisasi.
Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak pembukaan pendaftaran pada 20 April 2026. Kompetisi esai nasional bagi mahasiswa dilaksanakan dalam dua gelombang pendaftaran, yaitu Batch 1 pada 20–25 April 2026 dan Batch 2 pada 26 April–2 Mei 2026. Sementara itu, lomba debat tingkat SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Rembang dibuka pada 23 April 2026 dan ditutup pada 3 Mei 2026. Technical meeting dilaksanakan pada 5 Mei 2026, kemudian puncak lomba debat berlangsung secara luring pada 9 Mei 2026 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Rembang.
Publikarya 2026 menghadirkan dewan juri dari kalangan akademisi dan praktisi administrasi publik, yaitu Renata Jati Nirmala, S.IAN., MPA, Satria Aji Imawan, S.I.P., MPA., Irfan Murtadho Yusuf S.A.P., MPM.. Ketiganya menilai karya dan kemampuan argumentasi peserta berdasarkan aspek rasionalitas, relevansi isu, inovasi gagasan, serta kemampuan analisis terhadap persoalan sosial di era globalisasi. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mampu mengkritisi berbagai fenomena sosial, politik, pendidikan, dan perkembangan teknologi yang terjadi saat ini, sekaligus memahami dampaknya bagi masa depan bangsa. Publikarya 2026 juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide dan solusi kreatif terhadap tantangan pembangunan Indonesia di masa mendatang.
Ketua Pelaksana Publikarya 2026 menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran dan pengembangan intelektual generasi muda. “Publikarya 2026 bukan hanya tentang perlombaan, melainkan ruang untuk membangun pola pikir kritis, rasional, dan solutif. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang berani menyampaikan gagasan serta mampu menjadi kompas masa depan bangsa di era globalisasi,” ujarnya dalam sambutan pada Sabtu (09/05).
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada 9 Mei 2026 setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Pada cabang lomba esai, juara pertama berhasil diraih oleh Desi Niscawati, juara kedua diraih oleh Suci Aulia Febrianti, dan juara ketiga diraih oleh Zoe Christine Elsadai S.. Para pemenang mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kontribusi gagasan yang telah diberikan melalui kompetisi esai dan debat. Pada cabang lomba debat, juara pertama diraih oleh SMA Negeri 1 Rembang Tim B, juara kedua diraih oleh SMA Negeri 2 Rembang Tim B, dan juara ketiga diraih oleh SMA Negeri 2 Rembang Tim A. Melalui Publikarya 2026, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Kampus Rembang Departemen Riset Sosial Politik dan Prestasi Universitas Diponegoro kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan intelektualitas generasi muda Indonesia agar mampu menjadi agen perubahan yang kritis, rasional, dan berdaya saing di tengah tantangan globalisasi.