Perkuat Jejaring Lintas Negara, FISIP Undip Tuan Rumah Buka Puasa Bersama Alumni Australia di Semarang

Posted by Admin

Februari 26, 2026

Semarang (23/02) – Suasana kebersamaan dan kehangatan bulan suci Ramadan menjadi momen tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar bangsa. Hal ini diwujudkan dalam acara Buka Puasa Bersama Alumni Australia di Semarang yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia ini untuk pertama kalinya menggelar acara di lingkungan kampus, dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) dipercaya menjadi tuan rumah. Acara yang berlangsung di Ruang Auditorium FIMENA Gedung A Lantai 3, Kampus FISIP Undip Tembalang ini menjadi wadah strategis untuk merayakan hubungan bilateral yang telah lama terjalin antara Australia dan Indonesia melalui peran aktif para alumninya.

Hadir dalam acara tersebut Konsul Jenderal Australia untuk Surabaya, Glen Askew, yang dalam sambutannya menekankan bahwa nilai-nilai yang diajarkan selama bulan Ramadan selaras dengan fondasi hubungan kedua negara. “Ramadan mengajarkan kita tentang disiplin, ketekunan, dan pengabdian. Nilai-nilai ini juga yang menjadi pondasi hubungan antara Australia dan Indonesia,” ujar Glen Askew di hadapan para alumni dan tamu undangan. Lebih lanjut, ia memaparkan sejarah panjang kerja sama yang telah dimulai sejak tahun 1949. “Hubungan antara Australia dan Indonesia telah berlangsung sejak tahun 1949 (…) Kerja sama kita mencakup pendidikan, perdagangan, keamanan, hingga pertukaran budaya. Namun di atas semua itu, hubungan itu hidup melalui manusia, melalui anda,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Glen Askew juga menyoroti peran vital para individu yang tergabung dalam komunitas alumni. Menurutnya, jejaring dan pemahaman lintas budaya yang terbangun adalah aset paling berharga. Ia menutup sambutannya dengan pesan inspiratif, “Jika Australia adalah mitra anda, maka anda adalah yang menggerakkannya. Jika kami membuka pintu kolaborasi, andalah yang melangkah masuk dan membuatnya berhasil.” Pesan ini pun disambut antusias oleh para hadirin yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, praktisi kesehatan, hingga wirausahawan.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang juga merupakan bagian dari komunitas alumni. Beberapa di antaranya adalah Dr. Yuswanti (Director, Kusuma Pradja Maternity Hospital), Agus Mutohar (Director of the International Office, UIN Walisongo), Prof. Dian Ratna Sawitri (Professor of Psychology & Dean of the Faculty of Psychology, Undip), Amalia Wulansari (Executive Director, Bintari), Falasifah (Director, PT. Alga Bioteknologi Indonesia/ALBITEC), S Rouli Manalu, Ph.D. (Vice Dean of Academic and Student Affairs FISIP Undip), Prof. Anis Chariri (Professor of Accounting, FEB Undip), Prof. Athanasius P Bayuseno (Professor of Materials Science and Mechanical Engineering, Undip), Prof. Hanifa M Denny (Professor at the Faculty of Public Health, Undip), serta Prof. I Made Sukresna (Professor of Management, Undip). Kehadiran para tokoh ini menunjukkan kuatnya jaringan profesional yang terbangun melalui program-program alumni Australia.

Selaku tuan rumah, Dekan FISIP Undip, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi yang selama ini sudah berjalan. “kehangatan ini bagian dari upaya penting untuk kita semua,” ucapnya mengawali sambutan. Dr. Teguh juga memaparkan beberapa program kerja sama konkret yang telah terjalin antara Kedutaan Besar Australia dengan Undip, seperti keberadaan Aussie Banget Corner, Program Double Degree dengan universitas di Australia, serta rencana penyelenggaraan Australian Day yang akan datang. “Saya berharap semua bisa bercerita, berkoordinasi, bersilaturahmi. Karena ini tidak sekedar forum buka puasa, (…) momen ini akan menjadi momentum bagi kita semua untuk berkolaborasi, berkoordinasi, dan juga berjejaring,” harapnya.
Suasana semakin khusyuk ketika memasuki sesi Tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Abdul Ghofar Ismail, seorang alumni Australia yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah. Dalam ceramahnya, ia mengajak para hadirin untuk merenungkan makna mendalam dari surat Al-Ashr dan Al-Ma’un. “Agar tidak merugi, maka harus beriman, saling menasehati dalam sebuah kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran,” pesannya mengutip intisari surat Al-Ashr. Mengaitkan dengan semangat berbagi di bulan Ramadan, ia mengajak para peserta untuk memahami arti dari surat Al-Ma’un, “Melalui surat Al-Ma’un ini, menjadikan kita seseorang yang berjiwa sosial.” Tausiah singkat namun sarat makna ini menjadi pengantar yang tepat sebelum waktu berbuka tiba.

Selanjutnya, sembari menikmati hidangan berbuka, acara diselingi dengan sesi kuis interaktif. Berbagai pertanyaan seputar Australia dilontarkan dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta, menambah keceriaan dan keakraban di antara para alumni. Lebih dari sekadar acara berbuka puasa, kegiatan ini menjadi ruang nostalgia bagi para alumni untuk kembali terhubung dengan rekan lama, sekaligus membangun jejaring profesional yang baru. Kegiatan ini tidak hanya menjadi saksi kebersamaan di bulan suci, tetapi juga menjadi simbol penguatan hubungan erat dan berkelanjutan antara Australia dan Indonesia, yang digerakkan oleh para alumni yang terus berkarya.

MORE FROM @FISIP UNDIP

0 Komentar

You cannot copy content of this page