Semarang, 20 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro menyelenggarakan Orasi Ilmiah Doktor Baru FISIP UNDIP sebagai bagian pembukaan Dies Natalis ke-57 dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FIMENA FISIP UNDIP ini dibagi ke dalam dua sesi, dengan sesi 1 mengangkat tema besar “Pembangunan dan Transformasi Digital dalam Lanskap Komunikasi, Ekonomi Bisnis, dan Budaya.”
Sesi pertama menampilkan empat doktor baru FISIP UNDIP yang mempresentasikan gagasan dan temuan riset hasil studi doktoral mereka dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional. Orasi ilmiah ini merefleksikan dinamika perubahan sosial di era digital, mulai dari politik elektoral, praktik keagamaan, kinerja UMKM, hingga isu keberlanjutan budaya dan masyarakat lokal.

Dr. Agus Naryoso, S.Sos., M.Si., dosen Ilmu Komunikasi, lulusan Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Diponegoro, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Dibayangi Rasa Takut: Budaya Partisipasi Politik Komunitas Daring dalam Kampanye Elektoral Pemilihan Presiden–Wakil Presiden 2024.” Orasi ini mengulas bagaimana rasa takut, disinformasi, dan tekanan sosial membentuk pola partisipasi politik warganet dalam kontestasi demokrasi digital.

Selanjutnya, Dr. Phil. Nuriyatul Lailiyah, S.Sos., M.I.Kom, berasal dari departemen ilmu komunikasi yang menempuh studi doktoral di Goethe University Frankfurt, Jerman, memaparkan orasi berjudul “Nahdlatul Ulama Preachers and Social Media during the Covid-19 Pandemic.” Orasi ini menyoroti peran dai NU dalam memanfaatkan media sosial sebagai ruang dakwah, edukasi, dan mitigasi krisis di tengah pandemi global.

Dari perspektif ekonomi dan bisnis dari departemen administrasi bisnis, Dr. Robetmi Jumpakita Pinem, S.AB., MBA., Ph.D., lulusan Kangwon National University, Korea Selatan, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “The Essential Roles of Digital Literacy, Market Intelligence, Marketing Communication, Product Innovation and Competitive Advantage as Accelerators of SMEs Export Performance.” Orasi ini menegaskan pentingnya literasi digital dan strategi komunikasi pemasaran sebagai faktor kunci daya saing UMKM di pasar global.

Sementara itu, isu budaya dan keberlanjutan diangkat oleh Dr. Titik Djumiarti, S.Sos., M.Si., lulusan Program Doktor UKSW melalui orasi berjudul “Perubahan Livelihood Masyarakat dan Strategi Keberlanjutan Pembangunan pada Zona Konservasi Sangiran.” Orasi ini membahas tantangan dan strategi pembangunan berkelanjutan di kawasan konservasi warisan budaya dunia.
Melalui Sesi 1 Orasi Ilmiah Doktor Baru ini, FISIP UNDIP menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ilmu sosial yang responsif terhadap transformasi digital, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta berdampak bagi pembangunan demokrasi, ekonomi, dan budaya Indonesia.




0 Komentar