Semarang, 4 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan program Sukses Story Alumni FISIP Undip, sebuah ruang inspiratif yang mengulas perjalanan studi, perjuangan awal karier, serta kontribusi alumni di berbagai bidang strategis. Pada edisi kali ini, FISIP Undip menghadirkan Adelia Prihastuti, S.I.P., alumni Ilmu Pemerintahan angkatan 2015 (lulus 2019), yang saat ini menjabat sebagai Analis SDM Aparatur di Pengadilan Negeri Semarang, Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Dalam sesi wawancara bersama host Rifka Resi Pawestri, Adelia mengungkapkan rasa rindu sekaligus bangga dapat kembali ke kampus setelah enam tahun. Ia mengenang atmosfer akademik yang membentuk daya juang, sekaligus mengapresiasi perkembangan fasilitas dan lingkungan pembelajaran yang semakin modern.
Perjalanan Karier: Dari Jurnalis hingga ASN Mahkamah Agung RI
Adelia menceritakan bahwa setelah lulus pada Agustus 2019, ia sempat memulai karier sebagai jurnalis di salah satu media. Namun, kesempatan rekrutmen CPNS 2019 membuatnya mengambil keputusan besar: mengundurkan diri untuk fokus belajar. Tantangan semakin terasa karena proses seleksi berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19, yang membuat jeda waktu antar tahap seleksi menjadi lebih panjang dan menuntut konsistensi persiapan.
Menariknya, Adelia menyampaikan bahwa Mahkamah Agung awalnya bukan pilihan utama. Berangkat dari minat pada isu anti-korupsi serta keinginan berkontribusi pada sistem yang menjunjung integritas, ia memilih jalur karier di Mahkamah Agung RI. Ia mengambil formasi Analis SDM Aparatur (ASDM) jalur cumlaude—sebuah formasi kompetitif dengan kuota sangat terbatas dan persaingan lintas disiplin ilmu. Melalui proses SKD dan SKB yang dijalani dengan disiplin, ketelitian, serta mental yang tenang, Adelia berhasil meraih hasil terbaik.
Bekal Akademik: Kebijakan Anti-Korupsi dan Sistem Merit
Adelia juga menyoroti pengalaman akademik yang paling berkesan selama kuliah, salah satunya mata kuliah Kebijakan Anti-Korupsi, yang menurutnya membentuk orientasi nilai dan karier. Dalam pekerjaannya saat ini, Adelia menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalitas, dan sistem merit dalam tata kelola SDM aparatur.
Sebagai Analis SDM Aparatur, ruang lingkup kerja Adelia meliputi kenaikan pangkat, pensiun, penegakan disiplin, hingga promosi dan mutasi hakim maupun pegawai. Ia menyebut pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian tinggi serta ketegasan yang tetap berlandaskan etika dan aturan. Dalam praktiknya, SDM aparatur tidak lepas dari potensi conflict of interest, sehingga integritas personal dan kepatuhan pada regulasi menjadi fondasi utama.
Pesan untuk Mahasiswa: Kuasai Aturan, Bangun Integritas, dan Komunikasi Efektif
Pada sesi insight, Adelia membagikan tiga keterampilan penting bagi mahasiswa, khususnya Ilmu Pemerintahan, yang ingin berkarier di sektor publik:
- Kemampuan membaca dan memahami regulasi (PP, Permen, SOP) dengan cepat dan tepat.
- Integritas dan profesionalisme untuk menghadapi tekanan serta godaan di dunia kerja.
- Komunikasi efektif lintas generasi, terutama dalam konteks birokrasi yang beririsan dengan digitalisasi dan dinamika budaya kerja.
Ia juga menyampaikan harapannya agar jejaring alumni FISIP Undip semakin solid melalui program-program inspiratif seperti Sukses Story Alumni, sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran nyata ragam karier alumni dan terdorong berkontribusi dalam reformasi birokrasi yang lebih baik.
Menutup sesi wawancara, Adelia menitipkan pesan kuat bagi mahasiswa: kuliah bukan hanya soal IPK, tetapi proses membangun karakter yang sabar, berkomitmen, dan tangguh. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk tetap berbuat benar, menjaga kejujuran, dan tetap rendah hati dalam setiap fase kehidupan.
Program Sukses Story Alumni FISIP Undip diharapkan terus menjadi jembatan inspirasi, penguatan jejaring alumni, serta ruang belajar lintas generasi bagi sivitas akademika untuk memperluas dampak FISIP Undip bagi masyarakat dan negara.





0 Komentar