Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan program FISIP Success Story melalui kegiatan shooting/taping yang dilaksanakan di Laboratorium Multimedia FISIP Undip pada 24 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan alumni Program Studi Administrasi Bisnis angkatan 2004, Gladys, S.AB, MBA, yang saat ini berkiprah sebagai Head of Digital Marketing. Melalui forum ini, Gladys berbagi perjalanan karier profesional lintas industri kepada sivitas akademika FISIP Undip, khususnya mahasiswa.
Dalam sesi berbagi tersebut, Gladys menceritakan perjalanan kariernya sejak lulus dari Administrasi Bisnis FISIP Undip, melanjutkan pendidikan magister (S2) di Institut Teknologi Bandung, hingga memasuki dunia kerja secara profesional. Kariernya dimulai di Arnott’s, perusahaan FMCG multinasional, kemudian berlanjut ke Sampoerna. Demi memperdalam pemahaman pemasaran menyeluruh (360 marketing), ia sempat berpindah ke perusahaan teknologi untuk memperkuat kompetensi digital marketing, sebelum kemudian dipercaya mengemban peran sebagai Vice President Marketing di Ajaib. Pengalaman lintas sektor tersebut dilanjutkan dengan kiprah di salah satu digital bank asal Hong Kong, hingga akhirnya kembali ke Sampoerna dengan posisi strategis sebagai Head of Digital Marketing.
Lebih dari sekadar riwayat jabatan, Gladys menekankan bahwa salah satu kunci keberhasilannya berasal dari fondasi soft skill yang diperoleh sejak bangku kuliah, seperti structured thinking, logical thinking, sikap agile, kemampuan beradaptasi, serta penguasaan bahasa Inggris. Menurutnya, keterampilan tersebut sangat krusial untuk bertahan dan bersaing di dunia kerja yang dinamis. Ia juga mengungkapkan tantangan utama dalam perannya saat ini, khususnya dalam menjaga moral tim dan memimpin generasi Z dengan pendekatan yang tepat. Menutup sesi, Gladys berpesan kepada mahasiswa agar cermat memilih ilmu dan jurusan yang relevan dengan kebutuhan masa depan, termasuk kemampuan menulis dan berkomunikasi dengan pemahaman konteks bisnis, sebagai bekal penting menghadapi transformasi dunia kerja.






0 Komentar