Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Mengurai Dinamika Transisi Demokrasi: Sorotan dari Kegiatan International Visiting Lecturer FISIP Undip

Posted by Admin

Februari 14, 2024

Semarang (12/2) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan international visiting lecturer yang membahas tentang proses transisi demokrasi di Asia Tenggara, sesuai dengan momentum pesta demokrasi di Indonesia. Dr. Thomas Seitz, seorang ahli politik dari Universitas of Wyoming, menjadi pembicara utama dalam kegiatan yang bertema “Comparing Democratic Transition in South East Asia”. Dalam paparannya, Dr. Seitz menyajikan analisis komprehensif mengenai transisi demokrasi di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Filipina dan Thailand, dsb didukung dengan pengetahuan mendalam dan riset yang kuat.

Selain itu, dua pembicara dari FISIP Undip, yaitu Prof. Dr. Hartuti Purnaweni, MPA, dan Dzunuwanus Ghulam Manar, S.IP., M.Si., juga ikut menyumbangkan sudut pandang mereka dalam diskusi. Diskusi ini dipandu dengan baik oleh Marten Hanura, S.IP., MPS., seorang dosen dari departemen Hubungan Internasional. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan, yang bukan hanya sekadar mendengarkan paparan, tetapi mereka juga aktif berbagi pendapat. Beberapa dosen juga turut serta dalam sesi tanya jawab untuk berdiskusi tentang situasi demokrasi di Indonesia dan Asia Tenggara secara umum.

Dekan FISIP Undip, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin, secara hangat menyambut kedatangan Dr. Thom dan memberikan gambaran singkat tentang dinamika demokrasi di Indonesia. Kegiatan ini memperlihatkan semangat dan antusiasme dari para peserta dalam menjelajahi topik yang menarik ini. Harapannya, diskusi ini tidak hanya menjadi kegiatan biasa, tetapi juga memicu pemikiran kritis serta menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan pemahaman kita tentang demokrasi di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

MORE FROM @FISIP UNDIP

0 Komentar