Laksanakan Pengabdian di Desa Kesongo, Dosen Administrasi Bisnis UNDIP Dorong Digitalisasi Administrasi dan Kinerja Aparatur

Semarang, 2026 – Departemen Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini merupakan implementasi keilmuan dosen di bidang manajemen sumber daya manusia sekaligus upaya peningkatan kualitas dosen melalui praktik langsung di lapangan. Program ini dipimpin oleh Dr. Hari Susanta Nugraha, S.Sos., M.Si., dengan melibatkan tim dosen dan mahasiswa.

Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pengabdian, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi dosen dalam mengaplikasikan konsep Human Resource Management (HRM), manajemen kinerja, serta pengembangan organisasi dalam konteks pemerintahan desa. Secara umum, kegiatan ini bertujuan memperbaiki sistem kerja aparatur desa melalui pendekatan manajemen SDM, dengan fokus pada pemetaan kompetensi, penyusunan pembagian tugas, pembuatan indikator kinerja (KPI), penyusunan SOP pelayanan, serta pengenalan sistem administrasi berbasis digital.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan yang praktis dan partisipatif. Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama aparatur desa, dilanjutkan dengan identifikasi masalah dan kebutuhan kerja. Selanjutnya, dilakukan pelatihan teknis serta asesmen kompetensi untuk memetakan kemampuan aparatur desa. Tahap berikutnya mencakup workshop penyusunan job description dan workshop penyusunan Key Performance Indicators (KPI) berbasis metode SMART.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan finalisasi hasil berupa uraian jabatan dan KPI yang dapat dijadikan dasar evaluasi kinerja aparatur desa. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tim juga menyelenggarakan pelatihan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam kegiatan ini, aparatur desa secara langsung menyusun SOP untuk berbagai layanan, seperti surat domisili, surat keterangan tidak mampu, dan administrasi lainnya, lengkap dengan alur pelayanan, waktu penyelesaian, dan penanggung jawab.

Pada aspek digitalisasi, kegiatan difokuskan pada praktik pengelolaan arsip digital dan pembuatan dashboard monitoring kinerja. Aparatur desa dilatih melakukan scanning dokumen, menyusun arsip dalam sistem folder digital, serta menginput data pelayanan ke dalam sistem berbasis Excel. Selain itu, mereka juga belajar menggunakan dashboard untuk memantau jumlah layanan, waktu pelayanan, serta kinerja aparatur secara berkala. Setelah pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan tahap implementasi dan pendampingan agar sistem dapat berjalan optimal.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas aparatur desa dalam memahami dan menerapkan manajemen SDM berbasis kinerja. Pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih terstruktur, waktu pelayanan lebih terukur, serta administrasi lebih rapi dan mudah diakses. Aparatur desa juga mengalami peningkatan dalam pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung pekerjaan. Melalui kegiatan ini, Departemen Administrasi Bisnis UNDIP menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung sekaligus meningkatkan kompetensi dosen secara berkelanjutan.

You cannot copy content of this page