Semarang (03/02) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) telah melaksanakan Upacara Yudisium Periode ke-181 pada Selasa, 3 Februari 2026. Acara yang digelar di Ruang Auditorium FIMENA FISIP Undip Gedung A Lantai 3, Tembalang, ini menegaskan bahwa proses pembelajaran tidak berakhir di bangku kuliah, melainkan harus menjadi komitmen sepanjang hayat untuk menjawab tantangan dunia yang terus berubah. Upacara satu sesi tersebut dihadiri oleh 202 calon wisudawan dari seluruh departemen, serta orang tua/wali mereka sebagai bagian dari komunitas akademik.
Dalam Laporan Kegiatan Akademik, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, S Rouli Manalu, S.Sos., MCommSt., PhD., mengungkapkan komposisi kelulusan yang terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari 3 calon wisudawan S3 Doktor Administrasi Publik, 3 calon wisudawan S3 Doktor Ilmu Sosial, 6 calon wisudawan S2 Magister Administrasi Publik, 6 calon wisudawan S2 Magister Ilmu Politik, 7 calon wisudawan S2 Magister Ilmu Komunikasi, 14 calon wisudawan S2 Magister Administrasi Bisnis, 53 calon wisudawan S1 Administrasi Publik, 25 calon wisudawan S1 Administrasi Publik PSDKU Rembang, 21 calon wisudawan S1 Ilmu Pemerintahan, 24 calon wisudawan S1 Ilmu Komunikasi, 26 calon wisudawan S1 Administrasi Bisnis, hingga 12 calon wisudawan S1 Hubungan Internasional.
Lebih dari sekadar data, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang hakikat keberhasilan. “Satu bekal terpenting yang ingin kami titipkan adalah kemauan untuk terus belajar,” tegasnya. Beliau mengingatkan bahwa kesuksesan sejati terletak pada kapasitas untuk terus bertumbuh dan memberi makna, melampaui sekadar pencapaian karier.
Pesan tentang pembelajaran berkelanjutan dan kontribusi nyata juga bergema dalam pidato perwakilan calon wisudawan, Muhammad Daffa Alfirrosy dari Program Studi S1 Administrasi Publik. Ia menyampaikan rasa syukur dan menyoroti transisi dari dunia akademik ke dunia profesional. “Dunia di luar sana tidak akan menanyakan berapa IPK kita setiap hari, tapi dunia akan menanyakan apa yang bisa kita berikan,” ujarnya. Pernyataan ini mendorong seluruh wisudawan untuk mengalihkan fokus dari angka indeks prestasi ke nilai dan dampak yang dapat mereka wujudkan di masyarakat.
Selain itu, sinergi antar pihak sebagai pondasi keberhasilan akademik ditekankan oleh Kombes Pol M. Anggi Naulifar Siregar, S.IK., M.Si., selaku perwakilan orang tua calon wisudawan. “Kami menyadari bahwa keberhasilan yang diraih hari ini bukan semata-mata hasil usaha mahasiswa saja, tetapi juga buah dari sinergi antara keluarga, institusi pendidikan, dan lingkungan akademik yang suportif,” ungkapnya. Harapannya, ilmu yang diperoleh menjadi alat untuk berkontribusi lebih luas.
Lebih lanjut, Dekan FISIP Undip, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., dalam sambutannya menyampaikan capaian spektakuler fakultas pada 2025, termasuk produktivitas Scopus tertinggi, akreditasi “Unggul” 100%, dan fasilitas berkelas dunia. “Hari ini, mahasiswa, alumni, orang tua adalah tempat untuk berkolaborasi menuju Conquering The World (…) semua berkontribusi untuk kemajuan Fakultas kita,” ajaknya. Meski berbicara tentang ketinggian prestasi, beliau mengimbau untuk tetap rendah hati. “Setinggi apa pun kita melangkah, bumi tak pernah menjauh. Ia setia menunggu telapak kaki yang suatu hari akan Kembali. Maka jangan biarkan ketinggian membuat kita lupa cara menunduk.” Pungkas Beliau.
Acara yang penuh makna ini diakhiri dengan persembahan lagu “Ayah” dari Dr. Teguh serta penampilan tim dosen dari kelima departemen di lingkungan FISIP Undip, melengkapi suasana sukacita dan kebanggaan dalam Yudisium FISIP Undip Periode ke-181.





0 Komentar