Orasi Ilmiah Doktor Baru FISIP UNDIP Sesi 2: Menguatkan Resiliensi Sosial-Politik untuk UNDIP yang Berdampak dan Bermartabat

Posted by Admin

Januari 21, 2026

Semarang, 20 Januari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro menyelenggarakan Orasi Ilmiah Doktor Baru FISIP UNDIP Sesi 2 sebagai bagian dari komitmen FISIP UNDIP Berdampak dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang unggul secara akademik sekaligus bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Mengusung tema “Resiliensi Institusi Sosial-Politik dalam Menghadapi Tantangan Modernisasi, Pembangunan Berkelanjutan, dan Bina Damai,” Sesi 2 menegaskan peran strategis ilmu sosial dalam menjawab persoalan kebangsaan, keberagaman, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dr. Phil. Wahid Abdulrahman, S.IP., M.Si., dosen departemen ilmu politik dan pemerintahan FISIP UNDIP, lulusan Goethe University Frankfurt, Jerman, membuka sesi dengan orasi ilmiah berjudul “The Santri Networks and the Islamic Political Turn in Indonesia.” Orasi ini menyoroti jejaring santri sebagai modal sosial-politik yang berkontribusi pada penguatan demokrasi, moderasi beragama, serta tata kelola politik yang lebih inklusif.

Selanjutnya, Dr. Nurist Surayya Ulfa, S.Sos., M.Si., Ph.D., dosen dari Departemen Ilmu Komunikasi lulusan Bournemouth University, Inggris, menyampaikan orasi berjudul Digital Virtual Mediation and the Formation of Jilbab Girls as Modern Consumers Subjects. Orasi ini merefleksikan dinamika identitas dan budaya digital, sekaligus menegaskan pentingnya literasi media agar masyarakat semakin berdaya di era transformasi digital.

Isu bina damai dan kohesi sosial diangkat oleh Dr. Nadia Farabi, S.Hub.Int., M.A., Ph.D., dosen Hubungan International FISIP UNDIP lulusan Griffith University, Australia, melalui orasi ilmiah berjudul “Peacebuilding in the Context of Heresy Claims: The Case of Ahmadiyya and Shia in Indonesia.” Orasi ini menekankan pendekatan dialogis dan inklusif dalam membangun perdamaian yang bermartabat di tengah masyarakat majemuk.

Sesi 2 ditutup oleh Dr. Amni Zarkasyi Rahman, S.A.P., M.Si., lulusan Program Doktor Administrasi Publik Universitas Diponegoro, dosen Administrasi Publik UNDIP dengan orasi ilmiah berjudul Institutional Resilience Model dalam Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Kabupaten Semarang yang Berkelanjutan: Kajian Kapasitas Kelembagaan Desa Wisata.”Orasi ini menegaskan kontribusi keilmuan UNDIP dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan kapasitas kelembagaan desa wisata yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Melalui Orasi Ilmiah Doktor Baru FISIP UNDIP Sesi 2 ini, FISIP UNDIP meneguhkan posisinya sebagai institusi akademik yang menghasilkan pengetahuan berdampak, mendorong kebijakan publik yang inklusif, serta menghadirkan solusi nyata bagi tantangan sosial-politik Indonesia; selaras dengan visi UNDIP Berdampak, Bermartabat, dan Bermanfaat.

MORE FROM @FISIP UNDIP

0 Komentar

You cannot copy content of this page