Semarang, 25 Agustus 2025 – Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (HI FISIP Undip) telah meresmikan program IRUD Summer Course 2025 dengan mengusung tema Frontiers in Responses to Transnational Organized Crime. Pembukaan acara yang diadakan secara daring turut dihadiri oleh civitas akademia FISIP Undip termasuk jajaran dosen HI Undip beserta partisipan kegiatan yang berasal dari berbagai negara seperti Prancis, Malaysia, Ukraina, dan Yaman.
Acara yang dimulai pada pukul 10.30 WIB dan berlanjut sampai siang dibuka dengan pidato sambutan oleh Dr. Teguh Yuwono S, M. Pol. Admin selaku Dekan FISIP Undip yang menyapa hadirin peserta dengan latar belakang kewarganegaraan yang beragam namun memiliki semangat akademik untuk mengikuti rangkaian kegiatan IRUD Summer Course 2025. Beliau juga menyoroti betapa pentingnya diskursus mengenai Kejahatan Transnasional sebagai salah satu tantangan global yang kompleks dan berharap partisipan dapat tergugah untuk aktif terlibat dalam diskusi yang akan diadakan.
“Kami berharap program ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik peserta tetapi juga menginspirasi partisipan untuk menyusun solusi bagi tantangan global di masa depan,” tegasnya.
Pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Muhammad Faiq Adi Pratomo, S.I.P., M.Sc. selaku Dosen HI Undip yang bergerak sebagai koordinator program. Beliau memberikan gambaran singkat mengenai topik-topik diskusi seputar kejahatan transnasional dalam ranah populisme rezim, perubahan iklim, migrasi global, hingga pola penyimpangan dan kejahatan yang kian berkembang. Selain itu, disampaikan pula konsentrasi capaian program yang ditujukan untuk menggali persepsi kejahatan dan penyimpangan, berdiskusi tentang rumpun topik terkait, hingga menumbuhkan partisipasi aktif dari seluruh peserta yang terlibat agar saling bertukar perspektif.
“Format kelas akan dibagi menjadi 2 sesi interaktif dengan pemateri berbeda pada setiap pertemuan yang akan dipandu oleh moderator dengan harapan untuk memantik kolaborasi antara pembicara dan peserta,” tambahnya.
Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro juga menjalin kerja sama dengan universitas dan akademisi mancanegara untuk berbagi keahliannya kepada peserta. IRUD Summer Course 2025 turut menghadirkan Prof. Valeria Paganizza dari University of Parma, Prof. Gianmarco Bondi dari University of Ferrara, Dr. Noor Huda Ismail dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Dr. Luh N. R. Kabinawa dari University of Western Australia, hingga Dr. Phil. Retno Widyastuti dari University of Ludwigsburg yang masing-masing akan menggugah diskusi tentang isu-isu kontemporer dalam ruang lingkup kejahatan transnasional.
Rangkaian program diskusi IRUD Summer Course 2025 akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 26 Agustus hingga 29 Agustus 2025. Di akhir sesi diskusi, peserta akan membuat esai sebagai proyek akhir yang akan dikumpulkan pada bulan September, karya terbaik akan diumumkan pada acara penutupan yang akan dilaksanakan pada 25 September 2025.





0 Komentar