IRUD Summer Course 2026 Berakhir dengan Refleksi, Penghargaan, dan Perayaan Pertukaran Akademik

Semarang, 13 Agustus 2026 — Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, secara resmi menutup IRUD Summer Course 2026 melalui upacara penutupan yang merayakan pencapaian akademik, refleksi, dan pengalaman peserta selama program berlangsung. Mengusung tema “International Crimes and the Struggle for Justice: Power, Norms, and the Future of International Law,” program ini menghadirkan 132 peserta, terdiri dari 88 peserta dari perguruan tinggi Indonesia dan 44 peserta dari institusi internasional.

Program selama satu bulan ini menyediakan platform akademik internasional bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk mengeksplorasi tantangan kontemporer seputar kejahatan internasional, keadilan global, hukum internasional, serta perdamaian dan keamanan. Melalui empat sesi kelas interaktif, peserta berdialog langsung dengan para akademisi terkemuka dari Indonesia dan luar negeri, mengkaji hubungan antara hukum internasional, kekuasaan politik, norma global, dan akuntabilitas.

Diskusi akademik menghadirkan Prof. Laura J. Shepherd dari University of Sydney yang membahas “Women, Peace and Security: Progress and Barriers in Global Politics,” bersama Nadia Farabi, PhD, yang memaparkan “Women in Post-Conflict Resolution.” Sesi kedua menampilkan Prof. Ika Riswanti Putranti, PhD, yang membahas “Global Justice at a Crossroads: Power, Norms, and the Future of International Law,” dan Dr. Mohamad Rosyidin yang mengkaji “Politics of Condemnation on International Crimes.” Sesi ketiga dilanjutkan dengan Prof. Srinjoy Bose yang mempresentasikan “Genocide and Global Politics: Power, Interest, and the Failure of International Law,” dan Dr. Nathaniel George yang membahas “Aggression and State Power in Contemporary International Politics.” Sesi kelas terakhir menampilkan Suwita Hani Randhawa, PhD, tentang “Ecocide in Contemporary Global Politics,” dan Prof. Madya. Dr. Suyatno Ladiqi yang membahas “Ecocide, Jus in Bello, and International Accountability.”

Upacara penutupan diawali dengan rangkaian acara, dimulai dari Pembukaan oleh Master of Ceremony, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Departemen, dan Laporan Program yang disampaikan oleh Koordinator Program, Dewi Setiyaningsih, S.IP., M.A. Acara kemudian dilanjutkan dengan Sesi Review dan Diskusi Integratif yang merangkum wawasan utama dari kursus.

Upacara ini juga menampilkan pemutaran video yang menyoroti momen-momen berkesan dari IRUD Summer Course 2026, dilanjutkan dengan Sesi Penghargaan yang memberikan apresiasi kepada peserta terbaik selama sesi berlangsung serta peserta dengan tugas akhir terbaik. Sebagai penutup, para peserta diundang untuk menyampaikan kesan dan refleksi mereka, menandai berakhirnya perjalanan akademik yang memperkaya sekaligus memperkuat komitmen program untuk melanjutkan kolaborasi akademik internasional.

Seiring berakhirnya IRUD Summer Course 2026, upacara penutupan tidak hanya menjadi perayaan pencapaian, tetapi juga pengingat akan pentingnya dialog dan kolaborasi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan global. Program ini bertujuan untuk memperkuat jaringan akademik, penelitian kolaboratif, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang hukum internasional dan keadilan global, bahkan setelah kursus berakhir.

 

Ditulis oleh: Athaya Pandu Denafano, Panitia IRUD Summer Course 2026