Temanggung, 10 Mei 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Penguatan Kapasitas Pokdarwis Desa Liyangan dalam Pengelolaan Pariwisata Terintegrasi sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat” pada Sabtu, 10 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Pembinaan kepada Masyarakat Semester I Tahun 2026 yang didanai melalui RKAT FISIP UNDIP 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kelembagaan lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Desa Wisata Liyangan memiliki potensi besar, baik dari sisi wisata budaya maupun wisata alam. Keberadaan Situs Liyangan sebagai peninggalan sejarah Mataram Kuno, didukung panorama lereng Gunung Sindoro dan tradisi budaya lokal, menjadikan kawasan ini memiliki peluang untuk berkembang sebagai destinasi pariwisata terintegrasi berbasis masyarakat. Namun demikian, pengelolaan pariwisata di desa ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek kelembagaan Pokdarwis, promosi wisata, serta keterhubungan pariwisata dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim UNDIP mendorong penguatan kapasitas Pokdarwis sebagai aktor utama dalam pengelolaan destinasi. Penguatan tersebut diarahkan pada peningkatan kemampuan manajerial, penyusunan tata kelola wisata yang lebih terintegrasi, penguatan promosi berbasis digital, serta pengembangan ekonomi kreatif masyarakat yang terhubung dengan aktivitas pariwisata desa. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan.
Tim pengabdian ini diketuai oleh Prof. Dr. Dra. Kismartini, M.Si dengan anggota Dr. A.P. Dra. Tri Yuniningsih, M.Si., Retna Hanani, S.Sos., MPP, Dr. Asih Widi Lestari, S.A.P., M.A.P, dan Rosalina Woro Subektie, S.I.P., MPA. Kegiatan juga menjadi bagian dari hilirisasi hasil riset dan penguatan peran dosen di luar kampus, sejalan dengan upaya pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi, khususnya pada aspek pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan hilirisasi hasil riset.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian dirancang secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pendampingan, dan penguatan keberlanjutan program. Fokus utama kegiatan meliputi penguatan kelembagaan dan tata kelola Pokdarwis, pendampingan penyusunan rencana pengelolaan wisata, promosi pariwisata digital, serta integrasi produk ekonomi lokal ke dalam paket wisata desa. Dengan model pendampingan ini, diharapkan Desa Liyangan mampu memperkuat daya saing destinasinya sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pariwisata.
Melalui kegiatan ini, FISIP UNDIP menegaskan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal. Penguatan Pokdarwis Desa Liyangan diharapkan menjadi langkah awal menuju tata kelola pariwisata desa yang lebih profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan, sehingga pariwisata benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.