FISIP UNDIP Gelar UNDIP Global Classroom: Social Empowerment Courses, Bahas Pemberdayaan Sosial bagi Pekerja Pengolahan Limbah Industri di Malaysia dan Indonesia

Semarang, 4 Mei 2026, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan UNDIP Global Classroom: Social Empowerment Courses dengan mengangkat tema “Social Empowerment for Industrial Waste Processing Workers in Malaysia and Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026, pukul 08.00 WIB secara daring. Kegiatan Global Classroom ini menjadi salah satu bentuk komitmen FISIP UNDIP dalam memperkuat internasionalisasi akademik, khususnya melalui pengembangan pembelajaran lintas negara yang relevan dengan isu sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Tema yang diangkat menyoroti pentingnya pemberdayaan sosial bagi pekerja pengolahan limbah industri, baik di Malaysia maupun Indonesia, sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola lingkungan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Acara ini menghadirkan Prof. Ir. Ts. Dr. Mohd. Fadhil bin Md Din, Director of UTM Campus Sustainability & TUNE Project Coordinator, sebagai pembicara utama. Melalui forum ini, peserta diajak memahami dinamika pemberdayaan pekerja pada sektor pengolahan limbah industri, termasuk tantangan sosial, kapasitas kelembagaan, perlindungan pekerja, serta peluang kolaborasi akademik antara Indonesia dan Malaysia. Kegiatan dibuka oleh Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin, Dekan FISIP UNDIP. Dalam sambutannya, Dekan FISIP UNDIP menegaskan bahwa kegiatan Global Classroom merupakan ruang strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen dalam memahami isu-isu sosial kontemporer yang bersifat lintas negara.

“FISIP UNDIP terus mendorong penguatan pembelajaran internasional yang tidak hanya berorientasi pada pertukaran pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kepekaan sosial terhadap persoalan nyata di masyarakat. Isu pemberdayaan pekerja pengolahan limbah industri merupakan topik penting karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan lingkungan, perlindungan sosial, dan tata kelola pembangunan yang inklusif,” ujar Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin, Dekan FISIP UNDIP. Lebih lanjut, Dekan FISIP UNDIP menyampaikan bahwa kolaborasi akademik dengan mitra internasional diharapkan mampu memperkuat posisi FISIP UNDIP sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif merespons isu global melalui perspektif ilmu sosial dan administrasi publik.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran bersama antara akademisi, mahasiswa, dan mitra internasional dalam merumuskan pendekatan sosial yang lebih efektif bagi kelompok pekerja yang berada dalam sektor-sektor strategis, termasuk pengolahan limbah industri. Melalui forum seperti ini, FISIP UNDIP ingin terus berkontribusi dalam menghasilkan gagasan, riset, dan praktik pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya. Kegiatan ini turut didukung oleh Teaching Team on Social Empowerment Courses, yaitu Teuku Afrizal, S.E., M.ENV.MGT., Ph.D; Dr. Titik Djumiarti, S.Sos., M.Si; Dra. Nina Widowati, M.Si; Retna Hanani, S.Sos., MPP; Johan Bhimo Sukoco, S.Sos., M.Si; Renata Jati Nirmala, S.IAN., MPA; dan Rosalina Woro Subekti, S.IP., MPA. Adapun kegiatan ini berada di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Dra. Sri Suwitri, M.Si selaku Project Leader Academic Expertise Cluster Development Administration.

Melalui penyelenggaraan UNDIP Global Classroom ini, FISIP UNDIP menegaskan perannya dalam memperkuat jejaring akademik internasional serta menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan global. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FISIP UNDIP dalam mendukung visi Universitas Diponegoro sebagai perguruan tinggi yang bermartabat, bermanfaat, dan berdampak bagi masyarakat luas.

You cannot copy content of this page