Semarang, 23 April 2026 – Program Studi Administrasi Publik Kampus Rembang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro, menunjukkan eksistensinya di kancah internasional melalui penyelenggaraan The 1st International Conference on Public Administration, Policy, Advocacy, Public Management, Strategic Communication, and Reform (ICOPAPER) 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan International Student Excursions and Cultural Exchanges (ISE) 2026.
Kegiatan utama konferensi internasional ini dilaksanakan pada di Universitas Diponegoro Kampus Rembang, dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi mitra dari kawasan Asia, di antaranya Burapha University Thailand, Pangasinan State University Filipina, dan Universiti Tunku Abdul Rahman Malaysia. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik global sekaligus mendorong pengembangan ilmu administrasi publik yang adaptif terhadap tantangan global .
Mengangkat tema “Urgency Local Governance: Building Resilient and Participatory Communities in Asia”, konferensi ini menghadirkan akademisi dan praktisi lintas negara untuk mendiskusikan isu-isu strategis terkait tata kelola pemerintahan lokal, mulai dari advokasi kebijakan, komunikasi strategis di era digital, penguatan kapasitas pemerintahan daerah, hingga harmonisasi kebijakan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang menghadirkan berbagai opening speech dari mitra internasional, yaitu Burapha University Thailand, Pangasinan State University Filipina, dan Universiti Tunku Abdul Rahman Malaysia. Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro, yang menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat kolaborasi global di bidang administrasi publik, serta oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Rembang dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama, sesi ilmiah, diskusi interaktif, hingga pemberian penghargaan kepada peserta. Berbagai topik strategis dipresentasikan oleh narasumber internasional dan nasional yang berkompeten di bidangnya, mencerminkan kolaborasi multidisiplin dalam menjawab tantangan tata kelola publik kontemporer. Selain konferensi, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian ISE 2026 yang mencakup international class laboratory, curriculum benchmarking, serta cultural exchange. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang komprehensif, mengintegrasikan perspektif akademik dengan praktik lapangan, serta memperkuat kompetensi global mahasiswa dan dosen di bidang administrasi publik.
Melalui penyelenggaraan kegiatan internasional ini, Program Studi Administrasi Publik Kampus Rembang FISIP Undip semakin menegaskan posisinya sebagai institusi yang aktif dalam jejaring global dan berkomitmen terhadap pengembangan tata kelola pemerintahan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai platform strategis dalam memperluas kolaborasi internasional, meningkatkan kualitas akademik, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing global dalam menghadapi dinamika sektor publik.