HMPS Administrasi Publik Gelar Publikisme 2022, Transisi Energi Dalam Presidensi G20: Menciptakan Lingkungan Berkelanjutan Melalui Penguatan Energi Global

Posted by Inayah

Oktober 25, 2022

Semarang (25/10) – Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro baru saja menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum PUBLIKISME 2022 yang bertema “Transisi Energi Dalam Presidensi G20: Menciptakan Lingkungan Berkelanjutan Melalui Penguatan Energi Global”. Publikisme sendiri merupakan tradisi akademis tahunan oleh HMPS S1 Administrasi Publik FISIP Undip yang dikemas dalam suatu rangkaian acara yang meliputi Kuliah Umum, Lomba untuk SMA dan Mahasiswa Administrasi Publik di seluruh Indonesia. Kegiatan Kuliah Umum tersebut telah berlangsung pada hari Sabtu, 22 Oktober 2022 serta dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom meeting dan offline di ruang Auditorium Lt. 3 Gedung A FISIP Undip Tembalang. Kuliah Umum Publikisme kali ini dihadiri oleh Dekan FISIP Undip, Dr Drs Hardi Warsono, M.T, Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Ika Riswanti Putranti, S.H., M.H., Ph.D, dan Ketua Program Studi Administrasi Publik, Dra. Maesaroh, M.Si. Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa narasumber seperti Dr Ir Sujarwanto Dwiyatmoko, M.Si (Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Provinsi Jateng) yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, Dr Ir As Natio Lasman (Anggota Dewan Energi Nasional), serta Hartuti Purnaweni, MPA (Ahli Kebijakan Lingkungan/Dosen AP FISIP Undip).

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Undip menyampaikan bahwa pemilihan tema Publikisme tahun ini mempertimbangkan urgensi permasalahn lingkungan dan energi ygng menajadi isu global. Transisi energi ini fokus pada keamanan energi, akses dan efisiensi energi serta transisi energi menuju sistem energi yang rendah karbon, termasuk investasi dan inovasi pada teknologi yang lebih bersih dan efisien yang bermuara pada kedaulatan energi kita. Selain itu, beliau juga menjelaskan terkait Presidensi G20 yang dilaksanakan untuk membahas pemulihan ekonomi dunia. Menurutnya, G20 harus menjadi motor pengembangan ekosistem yang mendorong kolaborasi dan inovasi. Beliau juga berpesan kepada para mahasiswa sebagai generasi emas penerus bangsa untuk berkontribusi secara aktif dalam menyongsong keberhasilan tujuan Presidensi G20 dengan mengambil manfaat positif dari kegiatan kuliah umum tersebut.

“Mahasiswa hari ini dan masa depan memiliki peran besar sebagai agent of change dalam menggerakkan perubahan ke arah yang lebih baik dan memberikan solusi yang praktis melalui gagasan dan karya yang inovatif,” pungkas Dekan FISIP Undip dalam akhir sambutannya.

MORE FROM @FISIP UNDIP

0 Komentar