Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP UNDIP Gelar Undip Global Classroom Bahas Politik Global Amerika Latin

Semarang, 21 Mei 2026 — Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Undip Global Classroom bertajuk “Amerika Latin dalam Politik Global: dari ‘Halaman Belakang’ AS ke Arena Multipolar” pada Kamis (21/5). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi akademik internasional yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai dinamika politik global dan posisi strategis kawasan Amerika Latin dalam percaturan geopolitik dunia.

Acara diawali dengan sambutan Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Undip, Bangkit Wiryawan, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Undip Global Classroom merupakan bagian dari komitmen departemen dalam menghadirkan ruang pembelajaran global yang mampu mempertemukan perspektif internasional dengan sivitas akademika FISIP Undip.

Kegiatan menghadirkan narasumber utama, yaitu Ricardo Gita Perkasa, Ph.D. yang berasal dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Santiago Chile. Dalam pemaparannya, Ricardo menjelaskan perkembangan politik Amerika Latin serta transformasi kawasan tersebut dari wilayah yang selama ini dianggap sebagai “halaman belakang” Amerika Serikat menuju aktor penting dalam tatanan dunia multipolar. Ia juga menyoroti dinamika diplomasi, kerja sama ekonomi, serta penguatan hubungan negara-negara Global South dalam politik internasional kontemporer.

Diskusi berlangsung secara interaktif dan dipandu oleh moderator Hanifa Maylasari, M.Sos. yang merupakan dosen Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Diponegoro. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam membahas isu geopolitik global, pengaruh Amerika Serikat di kawasan Amerika Latin, hingga tantangan diplomasi di tengah perubahan konstelasi politik dunia.

Melalui kegiatan Undip Global Classroom ini, FISIP Universitas Diponegoro berharap mahasiswa dapat memperoleh perspektif internasional yang lebih luas serta meningkatkan kemampuan analisis terhadap isu-isu politik global yang berkembang saat ini.

You cannot copy content of this page