Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Undip Bersama Kesbangpol Jawa Tengah Adakan Ngabuburit Kebangsaan : Perkuat Nasionalisme & Moderasi

Posted by Admin

Maret 6, 2026

Semarang – 5 Maret 2026 Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP UNDIP bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Ngabuburit Kebangsaan dengan Tema: Memperkuat Nasionalisme Memperkokoh Moderasi di Auditorium FIMENA, Gedung A Lantai 3 FISIP UNDIP. Kegiatan ini diikuti oleh guru serta siswa-siswi dari SMAN 9 Semarang, SMKN 11 Semarang, SMA Hidayatullah Semarang, dan SMK Hidayah Semarang. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Sambutan tuan rumah yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro diwakili oleh Ketua Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP UNDIP, Dr. Nur Hidayat Sardini yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menanamkan kesadaran kebangsaan serta memperkuat nilai moderasi dan toleransi di kalangan generasi muda. Selanjutnya sambutan sekaligus pembukaan acara dari Kepala Badan Kesbangpol Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Drs. Muhammad Agung Hikmati, yang menyampaikan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dan literasi ideologi untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di kalangan remaja.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman mengenai semangat nasionalisme dalam perspektif global, di mana mahasiswa internasional asal Vietnam dan Rusia serta mahasiswa program global exchange IUP FISIP UNDIP yang pernah melaksanakan misi budaya ke berbagai negara seperti Italia, Korea Selatan, dan Hungaria membagikan pengalaman mereka dalam memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional sekaligus memaknai identitas nasional di tengah pergaulan global.

Acara inti dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter “Road to Resilience” yang mengangkat kisah nyata Febri Ramdani, seorang mantan penyintas paham radikalisme yang pernah berada di Suriah dan kini kembali ke Indonesia serta menuliskan pengalamannya dalam buku “300 Hari di Bumi Syam”. Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow yang dipandu oleh Faiz Kasyfilham, S.I.P., M.A., dosen Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP UNDIP, dengan menghadirkan narasumber Febri Ramdani yang berbagi pengalaman tentang proses radikalisasi dan pentingnya kembali kepada nilai-nilai kebangsaan, Kompol Lugito Gofar dari Satgaswil Densus 88 AT Polri Jawa Tengah yang memaparkan perkembangan model infiltrasi ideologi radikal di kalangan remaja, serta Dr. Sos. Drs. Muhammad Adnan, M.A., akademisi FISIP UNDIP sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang yang menjelaskan pentingnya moderasi beragama dan penguatan nasionalisme bagi generasi muda. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai strategi pencegahan radikalisme, pentingnya literasi digital, serta peran sekolah dan keluarga dalam membangun karakter kebangsaan generasi muda.

Kegiatan “Ngabuburit Kebangsaan” kemudian ditutup dengan refleksi bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat kebersamaan antara narasumber, mahasiswa, guru, dan para siswa peserta kegiatan. Melalui kegiatan ini, FISIP UNDIP berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat kesadaran kebangsaan, moderasi, serta ketahanan ideologi generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MORE FROM @FISIP UNDIP

0 Komentar

You cannot copy content of this page